Tips dan Estimasi Biaya Backpacker Ke Jepang

Tips dan estimasi biaya backpacker ke jepang - Jepang adalah negara dengan pencampuran semua hal modern dan tradisional yang sangat unik. Anda bisa melihat banyak kuil diantara banyak gedung pencakar langit. Bagi anda yang hobi kuliner Jepang bisa mencoba langsung sushi original dari Jepang. Dengan perkembangan ekonomi Jepang yang maju pesat , negara ini terkenal memiliki biaya hidup yang sangat mahal. Hal ini juga berpengaruh terhadap biaya yang harus dikeluarkan ketika mengunjungi Negara Sakura ini. Namun, bagi anda yang punya dana terbatas selalu ada cara untuk bisa mensiasati perjalanan liburan anda dengan gaya backpacker.

Tips dan Estimasi Biaya Backpacker Ke Jepang


Berikut beberapa Tips dan estimasi biayabackpacker ke jepang murah yang bisa menjadi panduan untuk anda :


Sebagai gambaran untuk biaya liburan di Jepang selama 13 hari bisa menghabiskan total biaya sekitar Rp.22.100.000 dengan berbagai destinasi populer. Ini tentu lebih murah dibandingkan dengan biaya yang harus dikeluarkan jika mengikuti paket tour. Tour operator biasanya mematok biaya sekitar Rp.7,000,000 hingga Rp.8,000,000 untuk 7-8 hari perjalanan. Untuk bisa menghabiskan biaya perjalanan seperti itu, anda bisa mengikuti beberapa tips penting ini.

Tips pertama adalah menyiapkan visa untuk keberangkatan di Jepang. Jika anda tidak ingin ribet bisa memakai jasa travel dengan mengeluarkan biaya sebesar Rp.500,000. Biaya nya memang beda Rp.150,000 jika anda mengurus sendiri. Namun keuntungan yang bisa anda dapatkan adalah visa lebih cepat diterima karena mereka sudah mengerti jalur jalur permohonan visa. Selain itu, anda pun bisa menggunakan waktu nya untuk mengumpulkan informasi lainnya. Tukar uang anda dalam bentuk yen dan buat pos pos keuangan selama liburan. Dengan seperti ini selama liburan, keuangan anda tetap terkontrol. Pos pos kebutuhan anda selama liburan meliputi biaya penginapan, makan, transportasi selama liburan, tiket masuk ke berbagai objek wisata, dan belanja oleh oleh. Untuk biaya tiket pesawat sendiri biasanya harga normal Jakarta – Jepang PP berkisar di harga Rp.4,800,000 – Rp.5,000,000. Anda mungkin bisa mendapatkan harga promo dengan harga Rp.3,000,000 jika anda rajin rajin mencari tiket promo di situs Air Asia. Jika ingin mendapatkan tiket murah jangan datang pada peak season yakni bulan Maret-April saat musim semi. Hal ini karena pada bulan tersebut banyak wisatawan yang mengunjungi Jepang.

Tips Kedua adalah memesan penginapan di Jepang untuk kelas backpacker adalah dengan memilih hostel tipe dorm. Namun walaupun penginapan ini untuk backpacker, jangan pernah berharap anda akan mendapatkan penginapan di bawah Rp.100,000 per malam. Untuk kelas dorm yang berisikan 6 oran, biaya per malamnya adalah Rp.160,000. Jika anda kesulitan dalam mencari penginapan backpacker, bisa menggunakan situs Hostelword untuk memesan penginapan jauh jauh hari agar tidak full booked. Hal lainnya yang bisa anda manfaatkan untuk penginapan adalah komunitas Couch Surfing. Keuntungan bergabung dengan komunitas ini adalah banyak member yang bersedia menyediakan salah satu kamarnya untuk tempat tidur para traveling sesamanya. Anda juga bisa punya pengalaman langsung berinteraksi dengan warga lokal dan bisa jadi mereka akan membantu memberikan anda banyak informasi yang berguna untuk anda selama liburan. Jika anda tidak punya komunitas Couch Surfing, bisa juga menggelar tenda di taman kota. Jepang mengizinkan banyak ruang publik bisa digunakan untuk tempat penginapan asal anda tetap menjaga kebersihannya. Warnet pun bisa menjadi alternarif menginap gratis selama liburan.

Baca juga : Tips Seru Backpacker ke Korea Selatan

Tips Ketiga adalah urusan transportasi selama berlibur. Biaya transportasi di Jepang terkenal mahal terutama kereta cepatnya (Shinkansen). Sebagai contoh, harga tiket dari Tokyo ke Hakodate untuk sekali jalan dibandrol dengan harga Rp.2,000,000. Untuk mensiasati itu, anda bisa menggunakan Japan Rail Pass atau JR Pass. Kartu sakti ini merupakan tiket yang bisa anda gunakan untuk menaiki jenis kereta milik Japan Railway Group secara unlimited dengan hanya membayar satu kali saja. Beberapa jenis kereta yang bisa anda naiki gratis dengan menggunakan kartu ini adalah Limited Express, Express, Rapid, Kereta cepat (Shinkansen), dan kereta lokal yang berhenti di tiap stasiun. Tidak hanya itu, kartu ini juga bisa digunakan untuk naik kapal ferry ke Miyajima. Kartu ini bisa digunakan untuk Tokyo Monorail ke dan dari Haneda Airport, akan sangat berguna untuk wisatawan yang turun di Haneda. Kartu ini tidak diperdagangkan di Japan, sehingga untuk belilah kartu ini sebelum memasuki negara Sakura ini. Indonsesia sudah menyediakan pembelian untuk kartu ini. Beberapa pilihan jangka waktu penggunaan kartu ini mulai dari 7 hari, 14 hari, dan 21 hari. Sesuaikan dengan lama liburan anda di Jepang. Kartu ini juga terbagi menjadi dua yang diperuntukkan untuk kelas ekonomi dan kelas bisnis. Untuk kelas ekonomi disebut ordinary, sementara kelas bisnis disebut Green Car. Anda bisa melihat harga kartu ini pada tabel di bawah ini :

Durasi
Ordinary
Green Car
7 Hari
28.300 Yen
37.800 Yen
14 Hari
45.100 Yen
61.200 Yen
21 Hari
57.700 Yen
79.600 Yen

Kartu ini tidak berlaku untuk jenis kereta Mizuho dan Nozomi. Hal ini berlaku sama juga saat menaiki Kereta api malam jarak jauh. Saat memegang kartu ini, jagalah dengan baik karena tidak bisa diprint dua kali. Anggap saja kartu ini sama pentingnya dengan passport yang jika hilang anda tidak akan bisa kemana mana lagi.

Tips Keempat adalah memilih tempat makan yang murah meriah di Jepang. Jika anda ingin mencoba sushi asli Jepang, anda bisa mengunjungi Kaiten Sushi dan makan Sushi Jepng sepuasnya. Harga Sushi disini dibandrol dengan harga 100 Yen hingga 300 Yen. Tempat lainnya yang bisa anda coba juga adalah  Konbini yang merupakan Convenient Store. Di tempat makan ini anda akan menemukan makanan sejenis Salad, onigiri, atau makanan satu set seperti bento dengan harga yang terjangkau untuk wisatawan yang memiliki budget murah. Jajal Street food juga menawarkan jajanan khas Jepang yang murah dengan berbagai pilihan seperti tempura, okonomiyaki (omlet khas Jepang), Tokoyaki, dan Karage. Makanan yang disajikan disini selain murah dan beraneka ragam juga selalu disajikan dalam kondisi yang hangat. Pengalaman berburu makanan di tempat ini, membuat anda mengingat pengalaman berburu makanan di tenda kaki lima yang selalu dijajakan di tanah air.

Tips Kelima adalah saat membeli oleh oleh yang akan dibawa pulang. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang tidak bisa dilewatkan oleh setiap wisatawan saat berlibur. Moment ini sekaligus menjadikan biaya liburan membengkak jika anda tidak pintar mengontrol dan mencari tempat belanja yang murah. Untuk mendapatkan souvenir murah dengan harga tidak lebih dari Rp.15,000, anda bisa mengunjungi Hyakuen Store. Anda bisa mendapatkan berbagai macam pernak pernik, alat rumah tangga, sampai alat mandi bisa anda temukan di tempat ini.

Beberapa destinasi populer yang bisa anda kunjungi adalah Kyoto, Kakunodate, Kitakami, Aomori, Sendai, Hakodate (Pulau Hokkaido), dan Tokyo sendiri yang terdiri dari Shibuya, Harajuku Takeshita Street, Enoshima, Ueno, Kawasaki, Akhibara, dan Yokohama. Demikian penjelasan lebih detail tentang Tips dan estimasi budget backpacker ke jepang.



Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Tips dan Estimasi Biaya Backpacker Ke Jepang"

  1. Halo saya mau kasih info bagi yang sedang butuh dus makanan untuk Okonomiyaki bisa search di Google.co.id dengan Keyword Greenpack yah teman-teman. Semoga membantu :)

    BalasHapus
  2. Terima kasih tips nya sangat membantu :)
    Semoga saja nanti bisa ke jepang

    BalasHapus